Info Terbaru

Cicilan Lebih Pasti Jadi Alasan Milenial Pilih KPR Syariah

Jakarta: Minat masyarakat memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah semakin tinggi. Bahkan pertumbuhannya mengalahkan dari KPR konvensional.

Data Rumah.com Consumer Sentiment Study H2-2020 mencatat alasan utama masyarakat memilih KPR syariah adalah karena adanya kepastian besaran cicilan bulanan (fixed rate) yang dinyatakan oleh 74 persen responden. "Hasil ini naik dari sebelumnya 69 persen responden pada Semester 1-2020," kata Country Manager Rumah.com Marine Novita dalam laporan dikutip Rabu, 26 Agustus 2020.

Sementara mereka yang memilih KPR Syariah dengan pertimbangan keyakinan agama sebesar 70 persen responden dengan kenaikan sebesar satu persen dari semester sebelumnya.

Marine menambahkan didasarkan pada besaran penghasilan, mereka yang berpenghasilan rendah mayoritas lebih memilih pembiayaan dengan KPR Syariah atau sekitar 40 persen responden dibandingkan yang memilih KPR Konvensional yaitu sekitar 25 persen responden.

"Sementara kelompok berpenghasilan sedang dan tinggi cenderung untuk memilih KPR Konvensional yaitu masing-masing 37 persen dan 34 persen responden," jelasnya.

 

KPR Syariah Lebih Diminati Generasi Muda

 

Berdasarkan Rumah.com Consumer Sentiment Study H2-2020, pembiayaan dengan KPR Syariah cenderung lebih diminati oleh generasi muda dimana 37 persen responden yang berusia 22-29 tahun dan 36 persen responden yang berusia 30-39 tahun menyukai KPR Syariah dibandingkan KPR Konvensional.

Marine mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir ini para responden survei Rumah.com Consumer Sentiment Study mulai secara spesifik menyatakan produk pembiayaan KPR yang diminatinya khususnya KPR Syariah.

"Kondisi ini didorong oleh kebutuhan konsumen akan kepastian besaran cicilan bulanan (fixed rate) sehingga menjadi alasan utama mengapa memilih KPR Syariah.

Alasan lain tentunya karena ada fenomena sentimen keagamaan atau 'hijrah' yang cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir," ungkap Marine.

KPR Syariah berlaku dengan besaran cicilan bulanan yang tetap karena akad kredit didasarkan atas harga rumah di masa depan. Dalam konsep syariah, harga dan cicilan sudah ditentukan sejak awal perjanjian sehingga besaran cicilan bersifat tetap sampai lunas.

"Ini berbeda dengan KPR Konvensional, penetapan bunga bersifat mengambang (floating) tergantung kondisi pasar sehingga nasabah KPR Syariah tidak dipusingkan jika ada kenaikan bunga perbankan," ujarnya.

(KIE)

Sumber : www.medcom.id

Baca Artikel Lainnya Hanya di www.rosaliepropertindo.com

Rosalie Propertindo

Rosalie Propertindo adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan umum, kontraktor (pekerjaan mekanikal & elektrikal, pekerjaan kontruksi, pembangunan jembatan, pembangunan gedung) serta developer (pembangunan perumahan/real estate).